Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘EasyTalk’ Category

Negeri Para Bedebah

Aku bukan penikmat puisi atau karya sastra lainnya, tapi waktu mendengar puisi ini di Metro TV, aku begitu terkesan. Bahasanya lugas dan penggunaan kata-katanya sedikit banyak (seperti) terinspirasi dari kitab suci.

Negeri Para Bedebah

karya: Adhie Massardi

sumber gambar: revo4me.wordpress.com/2010/01/30...korupsi/

sumber gambar: revo4me.wordpress.com/2010/01/30...korupsi/


Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Read Full Post »

Masih ingat bagaimana dulu serunya bermain saling berbisik waktu kecil. Permainan berkelompok yang diawali dengan memberitahukan sebuah kalimat panjang ke anak pertama, yang kemudian kalimat ini disampaikan dengan cara bisik-bisik ke anak kedua, lalu anak kedua ke anak ketiga, begitu seterusnya sampai ke anak terakhir. Bisa dipastikan kalimat yang sampai di telinga anak terakhir akan berbanding jauh dengan kalimat awalnya tadi. Disinilah letak lucunya permainan ini…

Namun menjadi tidak lucu lagi, ketika permainan ini diadopsi dalam kehidupan bersosialisasi ketika dewasa, bergunjing.

Pernah (ah, sekarang juga masih kok :)) kusaksikan bagaimana si A membicarakan (kejelekan) si B, si B membicarakan si C, si C membicarakan si A, sampai pada akhirnya..

Sampai pada akhirnya ketahuan dibelakangku si A juga menggunjingkan aku, ya, si B mengadu padaku… (Jadi saat si B bercerita padaku, berarti aku dan B sedang membicarakan si A dong :D). Kok bisa ya (menerawang) padahal aku pikir aku sudah berusaha jadi teman yang sempurna untuk A.. (menarik napas.. ) Jadi ini ya, rasanya garam (baca: bumbu) kehidupan?? (yea, right.. :D). Komunitas yang merasa masih nyaman dengan kebiasaan itu, benar-benar menyedihkan menurutku 😛

Sejak itu aku jadi tidak nyaman berteman dengan orang yang memiliki habbit seperti itu, tidak nyaman jika mendengar gunjingan seseorang terhadap orang lain, karena jadi membayangkan bagaimana kalau aku ada di posisi si korban gunjingan, atau malah jadi parno, kalau-kalau cepat atau lambat mereka akan melakukan hal itu ke aku juga. (woaaa… benar-benar mengerikaan!)

Tapi dari pengalaman ini aku belajar sesuatu,

    1. Bahwa tidak ada penggunjing yang tidak digunjingi
    2. Bahwa bergunjing atau pembeberan kejelekan/kekurangan/aib orang lain dengan tidak proporsional adalah sesuatu yang PASTI MENYAKITKAN.

( Ampuni aku, yang sesekali masih lalai mengendalikan diri, dan berlebihan dalam mengutarakan pendapat tentang orang lain… 😦 )

Tidak semua orang punya pemahaman dan intropeksi yang tinggi terhadap diri nya sendiri. Secara psikologis orang yang suka bergunjing adalah orang-orang yang berkepribadian rendah, egosentris, merasa bermartabat lebih, dan mempunyai masalah psikologi yang serius terhadap rasa percaya diri, kejiwaan dan EQ (Emotional Quotient)nya.

“Mereka yang pikirannya hebat membicarakan gagasan-gagasan, mereka yang pikirannya biasa-biasa saja membicarakan kejadian-kejadian, mereka yang pikirannya sederhana membicarakan orang lain!” anonim

Waktu ini terlalu singkat. Bahkan masih terlalu kurang, sekedar untuk mengurusi kebutuhan diri sendiri dan keluarga, maka mengapa kita masih punya banyak waktu untuk hal-hal kurang bermanfaat??

Tips

1. Jangan meniru perbuatan menggunjingkan orang (ini yang paling penting)
2. Acuhkan pergunjingan secara sopan tanpa memutuskan silaturahmi
3. Perbanyak diam
4. Bersosialisasilah yang sehat

Nasehat atau Ghibah?

Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
“Dan perbedaan antara nasehat dan ghibah adalah bahwa nasehat itu bermaksud dalam rangka memberi peringatan kepada seorang muslim dari bahaya ahli bid’ah, penyebar fitnah, penipu, atau perusak, … “

“Maka apabila menceritakan kejelekan orang lain dalam rangka nasehat yang diwajibkan oleh Allah dan RasulNya kepada hamba-hambanya kaum muslimin, maka hal yang demikian adalah taqarub kepada Allah, termasuk amal kebaikan, tetapi apabila menceritakan kejelekan orang lain bermaksud mencela saudaramu dan menodai kehormatannya, maka itu merupakan api yang akan melalap kebaikan-kebaikan yang sudah engkau perbuat, sebagaimana api membakar kayu bakar”

Bagi orang yang merasa dizalimi, maka ia berhak menyebutkan orang yang menzaliminya, baik dalam rangka menolak kezalimannya atau pun untuk mendapatkan haknya (dan ini tidak termasuk ghibah).

Salam,
Ana

Referensi:
http://www.shaleone.com
mifty-away.tripod.com
edward-bintang.blogspot.com

Read Full Post »

planet-if.amudi.org Source: planet-if.amudi.org

Ada rasa yang menggangguku setelah melihat berita malam ini, soal kericuhan pembagian daging kurban. Miris sekali melihat bagaimana seorang ibu sanggup membawa anak-anaknya yang masih kecil dalam hiruk-pikuk yang bisa membahayakan tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga anaknya. Bagaimana bisa pria-pria muda dan kuat begitu percaya dirinya membaurkan diri dalam kerumunan sesak diantara para lansia dan ibu-ibu yang lemah?!
Source: http://www.jawapos.co.id

Kejadian yang menyesakkan dada ini sebenarnya sudah sering terekam media, bahkan sampai ada yang berakhir dengan kematian. Namun sepertinya belum cukup berhasil menjadi peringatan sehingga masih kembali terulang. Menurut pendapat yang ada, bahwa ada dua opsi dalam kejadian memilukan ini,
1. Kepanitiaan yang tidak baik, dan/atau;
2. Masyarakatnya yang tidak bisa diatur
Tetapi sikap “saling mensalahkan” setelah apa yang sudah terjadi, menurutku malah seperti menabur garam di laut. Dan, kalau anda bertanya apa solusiku mengenai kejadian ini…? hemm, kemudian berpikir…

SOP atau Standar Operasional Prosedur !
Menurutku, harus segera dibentuk SOP Pembagian Daging Kurban. Kita harus berguru dengan orang-orang yang sukses dalam kepanitiaan pembagian daging kurban. Kita kumpulkan informasi dari mereka kemudian kita ringkas dalam sebuah SOP. Kemudian kita buat SOP Pembagian Daging Kurban dalam selebaran-selebaran yang siap disebarkan dari mushola to mushola, masjid to masjid, panitia kurban to panitia kurban, sampai person to person…
Setiap orang/kelompok yang mendapat SOP dipersilahkan memfotokopinya kemudian memberikan ke orang lain lagi dan begitu seterusnya..
Bagai-ma-na?? …

ZZzz zzz …

Sabtu 28 Nov, 01.33 dini hari, 2009
Belum ingin tidur.
Artikel “IT how high can you go” ku masih belum rampung.
Pekerjaan kantorku pun, juga, masih, belum rampung.
Tapi untungnya, blog tidak mengenal kata maut “deadline” 🙂
Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H, semoga menjadi berkah bagi kita semua, Amin 😀

Read Full Post »

Kemarin aku iseng menanyai beberapa temanku melalui chat tentang tokoh idola dan alasannya. Hasilnya benar-benar..

benar-benar “yea.. gitu deahh..” (wakakaka…) . Kelihatannya kemarin banyak yang sibuk, jadi hanya sedikit yang menjadi partisipan. Penasaran? Ini dia hasilnya..

(Note : ID YM aku sembunyikan… )

Puritan Wijaya: Mahatma Ghandi
Puritan Wwijaya: alasan : semua bisa berjalan tanpa kekerasan
Puritan Wijaya: tanpa enyakiti
Puritan Wijaya: klo lo tanya gw bisa ngikutin aa ngga
Puritan Wijaya: klo lo tanya gw bisa ngikutin apa ngga
Puritan Wijaya: gw ikutin yang gw bisa semampu gw

Adit: Mang kknp
Ananewbie: nanya aj..
Adit: Ga ada tuh
Ananewbie: 😀
Adit: Semua biasa aja

Syafrina: hmmm
Syafrina: ga ada sih na
Ananewbie: 😀
Syafrina: lo siapa?

Dian: ??

Aryo: bokap g., alasan nya karena bokap g
Ananewbie: 😀

Pak Handi: Ustd. Arifin Ilham (Sebab, kalo sudah berzikir.. pasti bikin berlinang air mata..)
Pak Handi: 😀

Hasan Reza: idola ku
Hasan Reza: my mom
Hasan Reza: she is very hardworker for me

Hida: dalam hal apa?
Hida: kl tokoh banyak
Ananewbie: yang paling..
Hida: yang paling gak ada
Ananewbie: yang rada deh kl gitu
Hida: hmm…gw suka john mayer
Ananewbie: kenapa?
Hida: dia jago main gitar

Pak Husen: …… karena di pintar dan punya prinsip tidak seperti orang kebanyakan
Ananewbie: siapa yg dimaksud pak husen?
Pak Husen: emang harus dibilang orangnya
Ananewbie: kan ad di pertanyaan..
Ananewbie: 😀
Ananewbie: jangan2 pak husen sendiri..
Pak Husen: bukan
Ananewbie: trus siapa?
Ananewbie: owh, nana tahu.. itu yang suka di tulis di status YM nya yah
Pak Husen: waduh namanya gak bisa disebut
Ananewbie: dasar pak husen masih kepikiran aj, nana bilangin pak zai
Ananewbie: 😀
Pak Husen: ye bukan
Pak Husen: gw ada jalur pertemanan di fb
Ananewbie: trus kok rahasia2an?!
Ananewbie: pasti deh.. jadi curiga
Pak Husen: hahaha
Pak Husen: au ah
Pak Husen: terus tujuan pertanyaannya itu kenapa
Ananewbie: nana lg survey pak, buat di taruh di blog
Ananewbie: 😀
Ananewbie: a-ah.. diantara responden yg lain. pak husen yg paling ribet nih 😀

Mas Fathur: Nabi Muhammad, karena dia yg paling baik sebagai idola.
Mas Fathur: 😀
Mas Fathur: ad2 aja.

Wiwit Halifah: Apa ya…
Wiwit Halifah: Gw sih suka sm gie
Wiwit Halifah: Soal y nico ok bgt meranin y

Hemm… kira-kira kesimpulan yang bisa ditarik dari polling ini apa ya?? 😀

Read Full Post »

Memasak

Aku sedang asyik mengobrol di telepon dengan temanku di Semarang.

internet

internet


Temanku : “Ya, sudah. Nda jadi ngelamarnya… Bis, kamu nda bisa masak.”
Aku : “Loh, aku kan bisa membayar seseorang untuk memasakkan kamu.”
Temanku : “Ya, sudah, kalau begitu aku menikah dengan dia saja.”
Aku : “Gitu?! Loh kamu sendiri memangnya bisa masak???”
Temanku : “Aku bisa masak.”
Aku : “Oh, ya sudah. Kalau begitu, aku yang akan melamar kamu.”
Temanku : “Wakakakaka…”
Aku : “Wakakakaka…”

Read Full Post »

Apa Lagu Kalian Berdua?


Waktu aku tulis ini, menurutku adalah sudah menjadi keharusan bagi setiap pasangan memiliki lagu favorit berdua. Entah, hanya sebatas untuk dikenang saja atau dijadikan lagu wajib berdua…

Aku memang single sekarang. Tapi boleh dong ya, aku (iseng) merencanakan bakal calon lagu kami (ka-mi? huex.. huex..) xixixi…

Aku jadi membayangkan, lagu ini akan menjadi sesuatu yang menyenangkan, menggelikan, atau menyebalkan bagi cowokku yah..??? Hemm.. Wakakakaka…

.

Princess Hours OST (Perhaps Love – Sarang Een Gah Yo)

uhn jeh yuht duhn guhn jee
gee uhk nah jeen ah nah
jah kkoon nae muh ree gah
nuh roh uh jee ruhp duhn shee jahk
hahn doo buhn ssheek
dduh oh reu duhn saeng gahk
jah kkoo neul uh gah suh
joh geum dang hwang seu ruh oon ee mah eum

byuhl eel ee ah neel soo eet dah goh
sah soh hahn mah eum ee rah goh
nae gah neh geh jah koo (neh geh jah koo)
mahl eul hah neun geh uh saek hahn guhl

sarang een gah yo
geu dae nah wah gaht dah myuhn shee jahk een gah yo
mahm ee jah koo geu dael sarang hahn dae yo
ohn seh sang ee deud doh rohk soh ree chee neh yo
wae ee jeh yah deul lee jyoh ( OOH )
suh rohl mahn nah gee wee hae ee
jeh yah sarang chah jaht dah goh

jee geum nae mah eum eul
suhl myung hah ryuh hae doh
nee gah nae gah dweh uh
mahm eul neu kkee neun bang buhp ppoong een deh

ee mee nahn nee ahn eh eet neun guhl
nae ahn eh nee gah eet deu shee
oo reen suh roh eh geh (suh roh eh geh)
ee mee geel deul yuh jeen jee mohl lah

sarang een gah yo
geu dae nah wah gaht dah myuhn shee jahk een gah yo
mahm ee jah koo geu dael sarang hahn dae yo
ohn seh sang ee deud doh rohk soh ree chee neh yo
wae ee jeh yah deul lee jyoh ( OOH )
suh rohl mahn nah gee wee hae
ee jeh yah sarang chah jaht dah goh

saeng gahk hae boh myuhn (saeng gahk hae boh myuhn)
mah neun soon gahn sohk eh (sohk eh)
uhl mah nah mah neun (YEAH) suhl leh eem ee ssuht neun jee
joh geum neu jeun geu
mahn keum nahn duh jahl hae jool kkeh yo..

hahm kkeh hahl kkeh yo
choo uhk ee dwehl gee uhk mahn suhl mool hahl kkeh yo
dah sheen nae gyuh teh suh dduh nah jee mah yo

jjahl beun soon gahn joh chah doh bool ahn hahn guhl yo
nae geh muh mool luh jwuh yo ( OOH )
geu dael ee ruh geh mah nee (geu toh rohk mah nee)
sarang hah goh ee ssuh yo (geu dae yuh yah mahn) ee mee

[Translation]
I don’t know when it all started
When my head became dizzy with thoughts of you
These thoughts would often pop up in my mind
I feel anxious as my heart expands towards you

It’s nothing.. it’s just a little thing
Your words are awkward to me

Is it love? If you feel the same way, is it a beginning?
My heart keeps saying it loves you
It screams out for the whole world to hear
Why has it taken so long for me to hear it~?
We’ve finally met.. finally found love

If I wanted to show you how I feel
The only way would be for you to become me

I’m already inside of you
Just like you’re inside of me

To each other [to each other]
We may already be too accustomed

Is it love? If you feel the same way, is it a beginning?
My heart keeps saying it loves you
It screams out for the whole world to hear
Why has it taken so long for me to hear it?
We’ve finally met.. finally found love

When I think about it [when I think about it]
I realize how many moments there were when my heart trembled
I’ll try as harder as I was late in realizing my feelings
I’ll be with you, I’ll only give you fond memories
Please don’t ever leave me again
Even the shortest moments without you make me uneasy
Please stay by me

I already love you so much [you’re the only one]

Read Full Post »

Gempa

“Pak…?” sedikit tidak yakin, tapi aku berharap orang yang setiap
hari di hadapanku ini, juga menangkap pertanyaan tersirat dariku.
Dia tampak fokus dengan apa yang sedang dirasakannya.


“Lindu ya…”
(Selang sepersekian detik..)

“An ! Ayo An, keluar !!”

Ini kali pertama kulihat tangga darurat begitu dipenuhi orang-orang. Hentakannya masih terasa kuat. Istighfarku menjadi, saat beberapa orang dibelakang mulai berteriak, “Hoi, buruan. Buruan !”.

Gempa sebesar 7,3 skala Richter mengguncang Tasikmalaya, Jawa Barat, Jakarta dan sekitarnya, Selasa (2/9).

Read Full Post »

Older Posts »